Perpustakaan STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Librarian Login
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perlindungan Generasi Emas : Pemberian Imunisasi Polio IPV (Inactivated Polio Vaccine) Pada Bayi

Text

Perlindungan Generasi Emas : Pemberian Imunisasi Polio IPV (Inactivated Polio Vaccine) Pada Bayi

Anggraini, Maria Lia - Nama Orang; Manila, Hartati Deri - Nama Orang;

Sinopsis Buku Perlindungan Generasi Emas: Pemberian Imunisasi Polio IPV (Inactivated Polio Vaccine) Pada Bayi

Poliomyelitis atau virus polio adalah penyakit menular yang terjadi hampir di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Angka kejadian jumlah kasus polio yang resmi tercatat seluruh dunia mencapai 350.000 kasus per tahun. Oleh sebab itu, bukan sekadar omong kosong jika pada tahun 1998 WHO mencanangkan bahwa pada tahun 2000, dunia akan terbebas dari penyakit. Sayangnya, sampai saat ini, secara global, dunia belum bisa terbebas dari polio karena masih banyak negara yang memiliki kasus polio yang cukup tinggi, seperti misalnya India, Pakistan, Afganistan, dan Nigeria. Pencegahan dan pemberantasan virus polio sebenarnya sangat mudah karena sudah ada vaksin yang sangat bagus dan efektif, yaitu vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio inaktif (IPV), dan hanya manusia satu-satunya sarana untuk penyebaran virus ini (Indrayani dan Ningsih, 2020). Vaksin polio diberikan dengan suntikan subkutan atau intramuscular (IM). Letak penyuntikan dilakukan di sisi anterolateral paha atau daerah deltoid lengan atas. Injeksi IM pada anak yang berusia kurang dari satu tahun dilakukan di sisi anterolateral paha, sedangkan pada anak yang berusia lebih dari satu tahun diberikan di bagian otot deltoid sebagai tempat penyuntikan. Pada umumnya, sisi luar pantat tidak boleh digunakan untuk imunisasi bayi karena regio glutea yang terdiri atas lemak tetap akan ada di sana sampai beberapa waktu setelah anak dapat berjalan. Injeksi di bagian ini berisiko mencederai nervus ischiadicus.

Buku ini terdiri dari beberapa pembahasan, diantaranya:

- Selayang Pandang Tentang Kasus Polio
- Mengenal Lebih Dekat Tentang Polio Dan Imunisasi
- Korelasi Antarfaktor Pemengaruh Imunisasi
- Faktor Paling Dominan Dalam Pemberian Imunisasi Polio IPV


Ketersediaan
2026.002.485614.4 Ang pKoleksi Umum Perpustakaan STIKes KBTersedia
2026.002.517614.4 Ang pKoleksi Umum Perpustakaan STIKes KBTersedia
2026.002.518614.4 Ang pKoleksi Umum Perpustakaan STIKes KBTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
614.4 Ang p
Penerbit
Yogyakarta : Deepublish., 2023
Deskripsi Fisik
x, 86 hlm.,: ilus; 15,5 x 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-02-7793-1
Klasifikasi
614.4
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Imunisasi
Polio IPV
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus login sebelum memberikan komentar

Perpustakaan STIKes Kesehatan Baru Doloksanggul
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik